• Telaah Kritis dan Komparatif Implementasi Sistem Demokrasi
    Vol 1 No 1 (2018)

    Edited by Dr. Eka Cahya Prima, M.T.

    Dalam kurun satu dasawarsa terakhir politik dan ekonomi Nasional mengalami turbulensi. Indonesia sebagai negara dengan populasi muslim terbesar di dunia masih terbelit dengan persoalan ekonomi. Meskipun negeri ini tumbuh 5,05% persen setahun dengan GDP terbesar di kawasan asia tenggara namun demikian kesenjangan dalam distribusi kesejahteraan yang terjadi saat ini mencapai rekor tertinggi dalam satu dasawarsa terakhir. Bila tak ada perubahan signifikan dalam arah politik dan ekonomi, kondisi ini dapat menjadi sebuah bom waktu di masa datang mengingat tanda-tanda ke arah sana telah terlihat, diantaranya adalah lonjakan angka kriminalitas dan konflik sosial.

    Dalam konstelasi politik dan ekonomi dunia yang demikian, diskusi mengenai sistem dan peradaban alternatif untuk menggantikan kapitalisme global yang tengah runtuh menemukan relevansinya. Perubahan yang terjadi dibanyak negara, khususnya di negeri-negeri muslim telah memberi peluang bagi munculnya sistem peradaban baru. SIstem Islam pun mengemuka menjadi sebuah model sistem negara yang patut diperhitungkan sebagai sebuah jalan keluar bagi ruwetnya persoalan di negeri-negeri muslim termasuk indonesia. Secara historis maupun empris sistem ini pernah ada dan telah terbukti mengantarkan umat islam meraih predikat umat terbaik yang mengukir peradaban emas dalam sejarah umat manusia.

    Sebagai sebuah entitas pemikiran yang mengemban tanggung jawab dakwah, Perhimpunan Intelektual Muslim Indonesia menganggap penting dan strategis upaya untuk mengelaborasi solusi bagi berbagai persoalan yang dihadapi Indonesia di tengah perubahan konstelasi politik dan ekonomi global. Oleh karena itu, Kami dari Perhimpunan Intelektual Muslim Indonesia mengambil inisiatif untuk memfasilitasi sebuah Simposium Nasional yang melibatkan intelektual muslim, untuk mendiskusikan isu-isu tersebut serta merumuskan peran dan tanggung jawab intelektual muslim dalam mewujudkan kembali peradaban Islam.

1 - 3 of 3 items